TUd7GSW9TpA6TSG7GUA7BSziGi==

POLITIK MERANGKUL: GAYA OTENTIK PRABOWO-JOKOWI YANG BERPOTENSI MELEGENDA

Oleh : Akmal, S.Sos

Alumni Fisipol Unes


Seperti yang dikatakan Aristoteles, hakikat politik adalah:

POLITIK (πολιτικός) - Usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama.

Dari definisi dasar inilah kita harus melihat politik.

Gaya politik Presiden Prabowo Subianto bukanlah politik yang hanya meniru pemimpin dunia terdahulu. Ini adalah gaya politik yang murni, otentik, dan lahir dari pemahaman beliau sendiri tentang cara mewujudkan kebaikan bersama bagi bangsa Indonesia.

Esensi dari gaya tersebut adalah politik merangkul. Pak Prabowo merangkul semua pihak yang ingin mendukungnya dalam menjalankan tujuan baik bagi bangsa. Di saat yang sama, beliau juga merangkul pihak-pihak yang berpotensi bisa menghambat tujuan tersebut. Bukan untuk disingkirkan, melainkan dirangkul agar perbedaan bisa diredam dan agenda untuk kebaikan bersama untuk rakyat dan bangsa  tetap berjalan dengan lancar.

Jika ditarik ke belakang, cikal bakal politik merangkul ini sesungguhnya telah dirintis oleh Presiden Joko Widodo. Langkah berani dan negarawan Jokowi mengangkat rival politiknya, Pak Prabowo, sebagai Menteri Pertahanan pada 2019 adalah contoh nyata dari usaha mewujudkan kebaikan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Oleh karena itu, kesinambungan strategi politik Jokowi-Prabowo ini sangat layak menjadi pedoman, bukan hanya bagi pemimpin Indonesia ke depan, tetapi juga bagi pemimpin dunia. Sebuah model politik yang tidak memusuhi lawan, melainkan mengubah lawan menjadi kawan untuk membangun bangsa bersama. Inilah politik yang sesungguhnya dan berpotensi melegenda.

Komentar0


 

Type above and press Enter to search.