TUd7GSW9TpA6TSG7GUA7BSziGi==

Percakapan Diduga Grup Internal SPBU Liki Solok Selatan Viral, Aparat Diminta Usut Kebenarannya

 


Solok Selatan (essapers.com) – Sejumlah tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari grup internal sebuah SPBU di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan. Isi percakapan tersebut memunculkan berbagai dugaan terkait aktivitas distribusi BBM bersubsidi yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.

Berdasarkan tangkapan layar yang diterima redaksi, akun yang diduga merupakan pengelola atau admin grup SPBU menyampaikan sejumlah instruksi kepada anggota grup, di antaranya meminta agar kendaraan tidak diparkir di sekitar area SPBU karena disebut-sebut adanya tim dari BPH Migas dan Pertamina yang sedang berada di Solok Selatan.

Dalam percakapan lain juga terdapat imbauan agar nomor polisi kendaraan diperjelas dan diperbarui sehingga dapat terbaca dengan jelas. Bahkan terdapat instruksi agar untuk sementara waktu tidak membawa kendaraan maupun jeriken ke area SPBU sebelum ada pemberitahuan lebih lanjut.

Selain itu, terdapat pesan yang menyebutkan bahwa pengisian Pertalite didahulukan, sementara pengisian Bio Solar diminta dilakukan belakangan. Percakapan tersebut juga memuat dugaan permintaan iuran sebesar Rp300 ribu dengan alasan untuk "wartawan". Namun hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan siapa yang dimaksud dalam percakapan tersebut maupun tujuan sebenarnya dari permintaan iuran tersebut.

Apabila tangkapan layar tersebut benar dan autentik, isi percakapan itu berpotensi menjadi petunjuk awal yang perlu didalami oleh aparat penegak hukum maupun instansi terkait mengenai tata kelola penyaluran BBM bersubsidi di wilayah Solok Selatan.

Redaksi menegaskan bahwa seluruh isi percakapan yang dimuat dalam berita ini masih berupa dugaan dan belum dapat diverifikasi secara independen. Oleh karena itu, diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keaslian tangkapan layar, identitas para pengirim pesan, serta konteks keseluruhan percakapan.

Masyarakat berharap BPH Migas, PT Pertamina Patra Niaga, Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Polres Solok Selatan, serta instansi pengawas lainnya segera melakukan klarifikasi dan investigasi apabila terdapat indikasi penyimpangan dalam distribusi BBM bersubsidi.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak pengelola SPBU yang dimaksud, PT Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas untuk memperoleh tanggapan resmi. Apabila terdapat klarifikasi atau hak jawab dari pihak terkait, redaksi akan memuatnya sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(*)

Komentar0


 

Type above and press Enter to search.