TUd7GSW9TpA6TSG7GUA7BSziGi==

Buni Yani: Bukan Paket C yang Salah, Tapi Jika Tak Punya Ijazah SMA?

Jakarta essapers.com – Riwayat pendidikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, menjadi perbincangan hangat publik. Sorotan muncul setelah Tiyo secara terbuka melontarkan kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto dan berbagai kebijakannya.

Tiyo diketahui merupakan lulusan Paket C setelah menempuh pendidikan di PKBM Omah Dongeng Marwah, sebuah sekolah alam alternatif di Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

PKBM Omah Dongeng Marwah disebut telah memiliki izin operasional sejak 2017 dan terakreditasi B di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ijazah Paket C sendiri secara hukum setara dengan ijazah SMA dan diakui negara.

Tiyo kemudian diterima sebagai mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM), salah satu kampus ternama di Indonesia.

Menanggapi polemik tersebut, peneliti media dan politik Buni Yani menyatakan bahwa tidak ada yang keliru dengan latar belakang pendidikan Paket C.

“Tidak ada yang salah dengan ijazah Paket C Tiyo Ardianto. Yang salah itu bila tidak punya ijazah SMA seperti Gibran. Makzulkan,” tulisnya di akun Facebook pribadi, Jumat (27/2/2026).

Pernyataan tersebut memicu perdebatan tajam di ruang publik dan media sosial.

Unggahan Buni Yani mendapat respons dari sejumlah warganet. Salah satunya akun Suripna Arya yang menyebut, lulusan Paket C yang bisa diterima di universitas ternama patut diapresiasi.

“Ijazah Paket C dan bisa diterima kuliah di universitas ternama adalah jempol di atas. Ngaku-ngaku lulusan universitas ternama berbekal ijazah palsu adalah jempol di bawah,” tulisnya.

Isu ini berkembang menjadi diskursus lebih luas tentang standar pendidikan, legitimasi ijazah, hingga etika dalam berpolitik. Paket C sebagai jalur pendidikan nonformal sejatinya telah diatur dan diakui dalam sistem pendidikan nasional.

Publik kini mempertanyakan, apakah polemik ini murni soal pendidikan, atau bagian dari dinamika politik yang lebih besar?

Komentar0


 

Type above and press Enter to search.