ESSAPERS.COM | MENTAWAI ~ SMA Negeri 2 Sipora melepas 202 siswa kelas XII dalam prosesi perpisahan yang berlangsung khidmat, tertib, dan sarat makna di halaman SMA Negeri 2 Sipora.(Kamis, 16/04/2026). Mengusung tema “Melangkah Bersama Menuju Masa Depan”, kegiatan ini tidak hanya menandai berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk memasuki fase kehidupan yang lebih kompetitif dan penuh tantangan.
Acara tersebut dihadiri unsur pimpinan daerah serta pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari perwakilan Bupati Kepulauan Mentawai melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sukirman, Kapolres, Dandim 0319/Mentawai, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Barat Wilayah VIII, hingga jajaran OPD, DPRD, tokoh pendidikan, kepala desa, komite sekolah, alumni, dan orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Sukirman membacakan pesan Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, yang menegaskan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang.
“Generasi muda harus terus belajar, menjaga integritas, menguasai teknologi, dan berperan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan di era modern tidak hanya bertumpu pada capaian akademik, tetapi juga ditentukan oleh kekuatan karakter, etika, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan sosial.
Kepala SMA Negeri 2 Sipora, Nofik Afriko, S.Pd.I., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan prosesi pelepasan, bukan pengumuman kelulusan. Ia menyampaikan bahwa pengumuman resmi kelulusan akan dilakukan pada Mei sesuai regulasi yang berlaku.
Dari sisi prestasi, capaian tahun ini menunjukkan tren positif. Sebanyak 35 siswa berhasil lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas, Politeknik Negeri Padang, ISI Padang Panjang, UIN Imam Bonjol Padang, dan ISBI Bandung. Sementara itu, siswa lainnya tengah mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
“Ini menjadi indikator bahwa lulusan SMA Negeri 2 Sipora memiliki daya saing di tingkat nasional. Ke depan, peningkatan kualitas dan kuantitas capaian akan terus kami dorong,” ujar Nofik.
Sebagai wujud kontribusi dan kenang-kenangan, siswa kelas XII menyerahkan bantuan berupa satu unit pendingin ruangan (AC) kepada sekolah untuk mendukung kenyamanan proses belajar mengajar bagi generasi berikutnya.
Rangkaian acara turut diwarnai penampilan seni dari siswa dan guru, mulai dari tari tradisional hingga pertunjukan musik kreatif yang menambah nuansa hangat sekaligus emosional. Momen perpisahan ini memperlihatkan eratnya hubungan antara siswa, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah.
Lebih dari sekadar seremoni, pelepasan ini menjadi representasi komitmen SMA Negeri 2 Sipora dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi berprestasi, berkarakter kuat, adaptif terhadap perubahan, serta siap berkontribusi di tingkat lokal maupun nasional. (Win)

%20-%20Dibuat%20dengan%20PosterMyWall%20(2)%20(1).jpg)
Komentar0